Malam
ini (28/3) saya mendengarkan pidato kebudayaan “Membela dengan
Sastra” dari seorang yang karyanya sangat saya kagumi, yaitu
sastrawan Ahmad Tohari, secara langsung melalui radio yang direkam
dari gedung PBNU Jakarta. Saya sempat melewatkan beberapa bagian
pidatonya, namun sebagian isinya, sebelum lupa, hendak saya tuliskan
di sini.
